Gaya banget yah, adonan roti aja ada filosofi hidup nya hahahaha... Percaya gak percaya, saya pribadi menemukan filosofi hidup ketika membuat roti. Karena filosofi inilah saya betah berlama-lama membuat roti :D
Jujur, sebenarnya saya tidak begitu suka memasak. Tapi berhubung saya tinggal di Afrika Selatan, makanan jadi yang bisa kami konsumsi (yang halal) sangatlah terbatas. Awal-awal saya tinggal di Afrika Selatan, saya 'menderita'. Karena mau beli makanan sulit, memasak pun tidak bisa hahahaha... Bisa dibayangkan kan bagaimana menderita nya saya? Secara hobi utama saya adalah makan hahaha... Tapi kemudian saya menyadari, bahwa ini adalah kesempatan emas bagi saya untuk belajar. Kalau semua serba mudah, seperti di Indonesia, entah tahun kapan pula saya akan mulai belajar?! Setidaknya, selama saya tinggal di Afrika Selatan, saya ingin punya tambahan satu skill. Untuk apa? Lah...punya ilmu kan gak pernah bikin rugi. Hitung-hitung nambah pahala plus menyenangkan anak dan suami :)
Mulailah saya mencoba belajar memasak aneka masakan. Tentunya awal mula gagal. Selalu gagal malahan hahaha.... Tapi suami saya sangat mendukung saya. Meskipun saya banyak berbelanja bahan makanan yang akhirnya tidak bisa di makan juga, suami selalu menyemangati saya.
Dari mencoba-coba membuat macam-macam masakan, makanan yang paling lama di buat nya ya aneka roti. Karena kita harus menunggu adonan untuk mengembang dengan sempurna.
Yang akan saya ceritakan ini pasti dialami pula oleh semua orang yang pernah membuat adonan roti. Berikut akan saya ceritakan step-step membuat adonan roti secara umum, beserta filosofi hidup nya.