Salah satu hal yang menjadi fokus pemikiran kami ketika kami akan pindah ke Afrika Selatan adalah masalah agama. Berdasarkan informasi yang kami ketahui, Afrika Selatan merupakan negara yang di dominasi oleh penduduk yang beragama Kristen, dan populasi masyarakat muslim hanya 1,5% saja dari keseluruhan populasi di Afrika Selatan. Bukannya kami mendiskriminasi kan agama, tetapi bagaimanapun juga kami memiliki kekhawatiran sendiri ketika harus berdomisili di daerah yang mana kami akan menjadi bagian dari minoritas. Jujur saja, malahan kami yang merasa takut di perlakukan diskriminatif oleh orang-orang di sekitar kami nanti.
Saturday, 14 December 2013
Tuesday, 3 December 2013
Living in South Africa part 6 : Serba-serbi tinggal di Afrika Selatan
Sesuai dengan judulnya, postingan kali ini saya akan menceritakan berbagai hal yang saya rasakan dan saya alami selama tinggal di Afrika Selatan. Sebagian penting, sebagian lagi gak penting-penting amat, tapi cukup menarik untuk diceritakan hehehe... Anda boleh tertawa ketika membacanya, namun bagaimanapun juga yang saya tuliskan kali ini adalah kenyataan. IT'S NO JOKE!! Beda negara, beda pula budayanya :D
Friday, 29 November 2013
Kegalauan akhir tahun :(
Tidak terasa sudah hampir 2 minggu ini saya 'puasa' membuat postingan di blog. Dikarenakan belakangan ini saya sedang dilanda rasa galau bin gundah gulana hehehe... Ada 2 kegalauan yang menyerang saya. Kegalauan yang pertama penting, kegalauan yang kedua lebih penting lagi hehehe...
Sunday, 17 November 2013
Cinnamon Rolls
Berhasil...berhasil..berhasil...horeeeeee.....Akhirnya saya berhasil juga menaklukan si roti gulung ini hahahaha.... :D :D :D
Cinnamon rolls ini adalah roti favorit nya AL. Setiap kami pergi ke mall, sepertinya kewajiban bagi AL untuk membeli roti ini. Jujur saja, saya dan suami bahkan sudah mulai bosan dengan rasa cinnamon dari roti ini. Tapi yang namanya untuk anak, apa sih yang tidak? Hehehehe....
Saturday, 16 November 2013
Living in South Africa part 5 : Produk Indonesia yang beredar di Afrika Selatan
Ketika kami pertama kali memutuskan akan pindah ke Afrika Selatan, saya khususnya, bisa dikatakan 'sibuk' mempersiapkan barang-barang yang akan di bawa. Barang-barang yang saya maksud adalah barang-barang keperluan sehari-hari. Dalam pikiran saya, belum tentu nanti di Afrika Selatan barang-barang yang kami butuhkan ada semua. Kalau pun ada, mungkin merk nya tidak akan sama, sehingga kami harus mencoba-coba lagi produk-produk mana saja yang cocok kami gunakan. Untuk lebih jelasnya, barang-barang tersebut adalah keperluan pribadi seperti deodorant, sabun, shampoo, hingga bumbu-bumbu dapur seperti kemiri, ketumbar , terasi, bumbu-bumbu masakan praktis hingga mie instant tentunya. Maklum, kami masih ndeso, belum pernah tinggal di luar negeri sebelum nya hehehe.... :p
Ternyata setelah kami disini, kami baru sadar bahwa produk-produk yang kami gunakan sehari-hari selama di Indonesia merupakan produk global yang juga tersedia di Afrika Selatan. Hanya saja sebagian produk-produk tersebut di beri nama yang berbeda.
![]() |
| Apakah merasa familiar dengan produk di atas? |
Friday, 15 November 2013
Jalan-jalan di South Africa Episode 2 : Union Building
Union Building ini bisa dibilang Istana Negara nya Afrika Selatan, karena di tempat inilah presiden Afrika Selatan berkerja. Union Building ini berlokasi di pusat salah satu kota yang menjadi ibu kota Afrika Selatan, yaitu Pretoria. Lho...bukannya ibu kota Afrika Selatan itu Johannesburg? Bukaaaannn.... Dulu juga saya berfikir bahwa ibu kota Afrika Selatan adalah Johannesburg. Namun faktanya, Afrika Selatan adalah negara yang memiliki tiga ibu kota. Yaitu Pretoria, Cape Town dan Bloemfontein. Kenapa bisa punya tiga ibu kota? Kalau soal itu, jujur saja, saya juga tidak tahu hehehehe.... :p
Wednesday, 13 November 2013
Living in South Africa Part 4 : Rasis?
Postingan ini saya tulis bisa jadi karena kekesalan saya hari ini. Karena satu hal, saya merasa kesal dan akhirnya timbul lah pikiran rasis dari kepala saya.
Dari dulu saya paling tidak suka jika ada orang yang rasis, tapi kali ini saya sadar...bahwa diri saya sendiri termasuk rasis hehehe.... :p
Apa saya menjadi rasis karena tinggal di Afrika Selatan? Hmmm... bisa ya, bisa juga tidak. Kayanya waktu di Indonesia juga cukup sering deh mendengar orang yang sedang jengkel akhirnya mengatakan "dasar batak lo" atau "emang orang jawa suka gitu" dan lain sebagainya. Secara tidak kita sadari, yang kita lakukan tersebut sudah termasuk kategori rasis loh.... Sebenernya apa sih rasis itu? Apa di Afrika Selatan masih banyak yang rasis? Untuk tau jawabannya, yuk kita simak bareng-bareng..
Subscribe to:
Posts (Atom)


